WHISTLEBLOWING

SIWAS ditujukan untuk Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan di bawahnya.

SIPP

Dengan Sistem Informasi Penulusuran Perkara atau SIPP, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan Informasi suatu perkara

e-Court

layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik

Shadow
Slider
Selamat datang di website resmi Pengadilan Agama Takalar #Waspada terhadap segala tindak penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Pengadilan Agama Takalar

MAHASISWA UIN ALAUDDIN MAKASSAR MENANGIS TINGGALKAN PA TAKALAR

. Posted in Berita Hits: 143

Selasa pagi, 27 Agustus 2019 sekitar jam 09.00 wita tiba-tiba saja suasana kantor yang sepi menjadi riuh rendah. Rupanya anak-anak PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar yang sudah dilepas sehari sebelumnya datang kembali ke kantor untuk berpamitan kepada pimpinan dan seluruh karyawan/karyawati Pengadilan Agama Takalar.

Bukan gelak tawa yang terdengar dari kejauhan tapi suara sesegukan dan isak tangis dari muda-mudi usia duapuluh tahunan itu. Mereka mengaku sangat sedih harus berpisah dengan tempat dimana mereka dapat belajar banyak hal tentang peradilan agama. Sedih harus berpisah dengan para pimpinan yang baik dan peduli, dan berpisah dengan semua pegawai Pengadilan Agama Takalar yang telah banyak membimbing mereka di bidangnya masing-masing.

“Kami merasa sangat bersedih karena kebersamaan kami lima belas orang dari jurusan yang berbeda selama 1 bulan melaksanakan kegiatan ini sudah berakhir, terlalu banyak kesan selama di posko dan di di kantor PA Takalar yang kami rasakan dan tak bisa kami lupakan, kami akan rindu dengan suasana kantor ini” kata Muh. Ansar Aziz mahasiswa jurusan Hukum Ekonomi Syariah.

“saya sangat terharu karena orang-orang di PA Takalar baik-baik semua, dan orang baik selalu punya tempat di hati kami, semua sudah kami anggap orangtua dan keluarga sendiri, kami merasa bersedih meninggalkan PA Takalar sebagaimana kami pun bersedih meninggalkan orangtua dan keluarga sendiri” kata Ashari Abdullah mahasiswa jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum.

uin5  (foto terakhir sebelum pulang di depan posko)

   

“saya menangis dan terharu karena tidak menyangka bisa (berinteraksi) sedekat ini sama semua pegawai terutama pembimbing (pak wakil) yang semuanya baik-baik. Kami merasa berat melangkah pulang, pengennya tetap tinggal di kantor ini” kata Nurhikmah Jafar mahasiswi Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum.

“setiap  pertemuan pasti ada perpisahan, dimana setiap perpisahan membawa kita ke suasana yang haru. Rasa haru itu sebagai ungkapan bahwa kami akan rindu pada kalian, kami akan selalu mengigat kalian dan sebagai rasa ucapan banyak terima kasih telah memberikan kami banyak kenangan” kata Hasbullah Hamzah Mahasiswa jurusan hukum keluarga Islam.

uin12    berpamitan dengan Ketua Pengadilan Agama Takalar

 "Sebagai pembimbing saya juga merasakan hal yang hampir sama, merasa kehilangan mereka yang ceria, rajin dan semangat selama mengikuti kegiatan-kegiatan di PA. Takalar" Kata Wakil Ketua Pengadilan Agama Takalar Dodi Yudistira, S.Ag., M.H. Lebih lanjut pria asal Ciamis yang belum genap 3 bulan di Takalar itu menjelaskan bahwa kedekatan mahasiswa PPL dengan seluruh pegawai Pengadilan Agama Takalar bahkan dengan unsur pimpinan terbina karena pembimbing melibatkan mereka dalam semua kegiatan yang ada di Pengadilan Agama Takalar. Prinsipnya semua mahasiswa yang PPL harus tahu setiap yang dilakukan oleh pegawai di bagiannya masing-masing baik di kepaniteraan maupun di kesekretariatan. Disamping itu mereka pun dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan memeriahkan HUT RI ke 74 seperti perlombaan-perlombaan dan upacara bendera serta memeriahkan dan HUT MARI ke 74 pada apel tanggal 19 Agustus 2019 yang dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan inilah mungkin yang membuat mereka merasa sangat dekat dengan karyawan/karyawati pengadilan agama takalar.

 uin4

Pamitan dengan wakil ketua Pengadilan Agama Takalar

Beberapa diantara mahasiswa PPL itu bercita-cita menjadi hakim seperti Meliana Ayu Safitri mahasiswi asal Tegal, Hasbullah Hamzah mahasiswa asal Bajeng Gowa, Ashari Adullah mahasiswa asal Gowa, begitu juga Ayu Sulaeman mahasiswi asal Gowa ini punya semangat dan cita-cita yang sama dengan sahabat-sahabatnya itu, dan setiap kali ditanya akan berusaha keras supaya cita-citanya menjadi hakim pengadilan agama. Ada juga yang bercita-cita jadi pegawai pengadilan agama seperti Muh. Fiqram, Hasriani Hasir, Nursiah, atau bahkan menjadi notaris seperti Fadyah Aqsari Yusri dan Yuli Wardhani Purnama Haris, dan ada pula yang bercita-cita menjadi advokat ternama seperti Nurhikmah Jafar dan Ita Sri Rahayu. (DY)