SIPP

Dengan Sistem Informasi Penulusuran Perkara atau SIPP, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan Informasi suatu perkara

e-Court

layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik

WHISTLEBLOWING

SIWAS ditujukan untuk Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan di bawahnya.

Shadow
Slider
Selamat datang di website resmi Pengadilan Agama Takalar #Waspada terhadap segala tindak penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Pengadilan Agama Takalar

Video Gugatan Sederhana

Video Beracara

Bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Takalar, Wakil Ketua Pengadilan Agama Takalar Dodi Yudhistira, S.Ag, M.H. turut hadir sebagai undangan pada acara syukuran hari Bhakti Adhyaksa ke – 60 yang bertindak mewakili Ketua Pengadilan Agama Takalar Adhayani Saleng Pagesongan, S.Ag yang tidak dapat hadir secara pribadi karena sedang melaksanakan tugas pokoknya, yaitu Pemeriksaan Setempat pada hari yang sama Rabu (22/07).

Hari lahir Bhakti Adhyaksan ke-60 mengusung tema “Terus Bergerak dan Berkarya”. Acara tersebut juga turut dihadiri oleh tamu undangan lain diantaranya yaitu Wakil Bupati Kabupaten Takalar, Dandim 1426 Kabupaten Takalar, Kapolres Kabupaten Takalar, Ketua Pengadilan Negeri Takalar, Kalapas Takalar, perwakilan Bank BRI Cabang Takalar dan beberapa camat di wilayah Kabupaten Takalar.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Takalar bersama unsur Forkopimda lainnya

Dalam sambutannya Kajari Takalar, Syafril, S.H., M.Hum mengatakan bahwa dengan peringatan Hari Adhyaksa yang ke 60 tersebut ia berharap semoga silaturahmi dapat terus terjalin dengan baik serta dapat bekerjasama dalam membangun Republik Indonesia baik dalam kedudukannya sebagai pengacara negara maupun penegak hukum.

Selain Kajari, tampil juga memberikan sambutan wakil Bupati Kabupaten Takalar, Achmad Daeng yang mengucapkan selamat atas Hari Bhakti Adhyaksa di usia yang sudah matang yaitu ke 60 serta juga mendoakan semoga Kejaksaan semakin maju dalam penegakkan hukum. Tak lupa wakil bupati juga menyampaikan harapan agar forkopimda dapat terus bersinergi dalam rangka penegakkan hukum di Kabupaten Takalar.

Wakil Ketua PA Takalar hadir bersama jajaran Forkopimda

Lepas sambutan Wakil Bupati, acara syukuran dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kajari Takalar yang diberikan kepada pegawai kejaksaan yang paling senior dan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Kabupaten Takalar yang diberikan kepada pegawai kejaksaan negeri kabupaten Takalar.

Pada kesempatan itu juga diadakan deklarasi serta pencanangan Kecamatan Tanakeke sebagai kecamatan binaan Kejaksaan Negeri Takalar, yang ditandai dengan penandatanganan MoU Kejari Takalar dengan Camat Tanakeke.

Mengawali hari kerja pertama pada minggu keempat bulan Juli 2020, Ketua Pengadilan Agama Takalar bersama-sama dengan Wakil dan para Hakim melangsungkan rapat yang dibingkai dalam konsep coffe morning di ruang Ketua Pengadilan Agama Takalar. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah apel senin pagi selesai dilaksanakan di depan halaman kantor pengadilan Agama Takalar. Kegiatan apel senin pagi selain sebagai rutinitas juga menjadi piranti konsolidasi semua aparatur Pengadilan Agama Takalar dengan kembali mengingat bersama tentang tujuan besar Kantor.

Dalam perbincangan coffe morning tersebut yang berlangsung secara dua arah tersebut, Ketua Pengadilan Agama Takalar Adhayani Saleng Pagesongan, S.Ag menekankan bahwa seluruh jajaran Hakim beserta para aparatur pengadilan Agama Takalar adalah organ yang saling kait mengkait, dan satu kesatuan sistem. Prestasi atau kejelekan tentang kantor berarti adalah prestasi atau kejelakan semua aparatur Pengadilan Agama Takalar dan bukan hanya milik pimpinan.

Beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut diantaranya adalah tindak lanjut rencana pengembangan inovasi Pengadilan Agama Takalar, evaluasi dan update data pada Website Pengadilan Agama Takalar sebagai medium yang meghubungkan masyarakat dengan pelayanan peradilan serta peningkatan kinerja penyelesaian perkara. Evaluasi dan perbaikan pada website Pengadilan Agama Takalar diantaranya yaitu pemenuhan ketersediaan informasi yang wajib diumumkan secara berkala oleh Pengadilan sesuai dengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan. Diantara informasi yang wajib diumumkan secara berkala tersebut yaitu di bidang kepaniteraan adalah prosedur beracara untuk setiap jenis perkara yamg menjadi kewenangan pengadilan, biaya perkara dan hak-hak masyarakat seperti hak mendapatkan bantuan hukum dan hak atas pembebasan biaya, sementara di bidang kesekretariatan diantaranya adalah informasi tentang Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA), laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) serta rencana dan laporaan realisasi anggaran dan lain-lainnya.

Khusus mengenai peningkatan kinerja penyelesaian perkara Ketua Pengadilan Agama Takalar menyampaikan bahwa harus ada keseimbangan antara jumlah Sumber Daya Manusia di Pengadilan Agama Takalar dengan efektivitas serta efisiensi penyelesaian perkara, sehingga semua tenaga yang tersedia dapat bekerja dan berdaya guna bagi peningkatan penyelesaian perkara.

Sebagai penyelenggara layanan publik di bidang peradilan, tentu kinerja Pengadilan Agama Takalar diukur dari bagaimana penyelesaian perkara yang diperiksa dan diadili sebagai bussines corenya dapat dilaksanakan sesuai dengan hukum acara yang berlaku secara efektif dan efisien. Hal tersebut hanya dapat terwujud apabila semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian perkara telah melaksanakan tugasnya masing-masing secara konsisten.

Sebelum Coffe break berakhir, Ketua dan Wakil Ketua mengucapkan terimakasih atas kinerja yang telah diberikan dan berharap bahwa ke depan dapat meningkatkan lagi kinerja penyelesaian perkara sesuai hukum acara secara efektif dan efisien serta menekankan bahwa aspek kekompakan dan kesamaan tujuan dengan seluruh aparatur Pengadilan Agama Takalar adalah kunci mencapai tujuan bersama.

Takalar │ Kamis 16 Juli 2020.

Kebahagiaan telah menyelimuti wajah pasangan sebut saja  Mawar dan Kumbang (nama disamarkan). Karena pada hari ini hakim mediator Pengadilan Agama Takalar Ahmad Luthfi Maghfurin, S.H.I., M.Ag. berhasil mendamaikan kedua belah pihak dalam mediasi perkara cerai gugat. Keduanya telah bersepakat untuk rukun kembali membangun biduk rumah tangga bersama. Keberhasilan mediasi dalam perkara ini, ditindak lanjuti dengan pencabutan gugatan di Pengadilan Agama Takalar. Proses mediasi dilaksanakan di ruang mediasi PA Takalar. Mediasi berlangsung dua sesi yakni pada tanggal 09 Juli 2020 dan tanggal 16 Juli 2020. 1

Ada hal yang menarik bagi hakim yang disapa pak Luthfi. Mediasi ini adalah debut perdananya dalam melaksanakan praktik sebagai mediator. Ia mengatakan “Alhamdulillah! dengan izin Allah. Para pihak sama-sama tergugah hatinya untuk berdamai. Ini menjadi kesan yang indah buat kami selaku mediator. Ini adalah Pengalaman mediasi pertama yang saya jalani. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk kami dapat terus mengasah kompetensi dalam mediasi. ”

2

Mediasi merupakan instrumen access to justice kepada masyarakat. Ia bentuk implementasi asas penyelengaaraan peradilan yang sederhana, cepat dan berbiaya ringan. Mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa secara damai yang tepat dan efektif. Mediasi dapat membuka akses yang lebih luas kepada para pihak untuk memperoleh penyelesaian yang memuaskan serta berkeadilan.

Optimalisasi penyelesaian perkara melalui mediasi adalah kewajiban yang harus ditempuh sebelum melanjutkan pemeriksaan pokok perkara (litigasi). Mediasi memiliki urgensi dan memiliki tempat khusus dalam hukum acara perdata. Hasil kesepakatan mediasi adalah keadilan utama yang didapat para pihak. Tidak hanya keadilan prosedural melainkan lebih kepada keadilan integral yang diberikan kepada semua pihak yang berkepentingan dalam suatu sengketa.

Sehingga perlu membentuk paradigma bahwa mediasi merupakan prosedur yang pertama dan utama dalam penyelesaian sengketa. Para pihak dapat memperoleh keadilan yang diharapkan berdasarkan kesepakatan. (SND)

(Takalar, 24 Juni 2020)

Guna Meningkatkan kualitas pelayanan pengadilan bagi pencari keadilan dan masyarakat serta Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada lembaga peradilan. Pengadilan Agama Takalar me- Launching layanan Survey Kepuasan Masyarakat secara online yang tersedia di website pengadilan. Hal ini dilakukan Agar masyarakat pencari keadilan dapat memberi penilaian terhadap layanan Pengadilan Agama Takalar secara mobile dan simpel.

SKM ONLINE 001

Layanan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online diresmikan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Takalar Ibu Adhayani Saleng Pagesongan, S.Ag., Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa inovasi-inovasi PA Takalar akan terus dilakukan dalam rangka  meberikan kemudahan masyarakat pencari Keadilan, salah satunya adalah Layanan Survey Kepuasan Masyarakat secara online ini, ada empat hal yang bisa didapat dari adanya layanan survey ini yakni:

  1. Sebagai bagian dari  komitmen  pengadilan kepada  masyarakat untuk memberikan pelayanan yang berkualitas.
  2. Sebagai sarana bagi masyarakat dalam  menilai  kualitas pelayanan pengadilan,
  3. Sebagai tolok ukur  bagi PA Takalar  dalam penyelenggaraan pelayanan.
  4. Sebagai pedoman bagi PA Takalar  dalam  menyusun program Pelayanan Pengadilan.

Seusai diresmikan seluruh pegawai Pengadilan Agama Takalar memberikan apresiasi tepuk tangan sebagai bentuk dukungan atas inovasi tersebut dan layanan SKM Online resmi beroperasi.

2

Nampak dalam gambar, Pegawai PA Takalar mencoba layanan SKM Online Melalui Gadget masing-masing

Unsur-unsur yang menjadi pengukuran dalam SKM online ini antara lain:

  1. Kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanan
  2. Kemudahan prosedur pelayanan
  3. Kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan
  4. Kewajaran biaya/tarif dalam pelayanan
  5. Kesesuaian produk pelayanan antara yang tercantum dalam standar pelayanan dengan hasil yang diberikan
  6. Kemampuan petugas dalam pelayanan
  7. Perilaku petugas dalam pelayanan
  8. Kualitas sarana dan prasarana

Hal penting yang Perlu diketahui oleh masyarakar bahwa Secara  umum  pengadilan menyediakan pelayanan  sebagai berikut:

  1. Pelayanan Administrasi  Persidangan
  2. Pelayanan Bantuan  Hukum
  3. Pelayanan Pengaduan
  4. Pelayanan Permohonan  Informasi

Segala ketentuan mengenai teknis hukum atau  yang berkaitan  dengan Putusan pengadilan  bukanlah  obyek  dari  pelayanan  pengadilan  dan  oleh  karenanya  tidak termasuk  dalam  ruang  lingkup  pelayanan  pengadilan  yang  dapat  diadukan  oleh masyarakat. (ALM)

Syarat Dan Tata Cara Pengaduan

aduanSyarat dan tata cara pengaduan mengacu pada Lampiran Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 076/KMA/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di Lingkungan Lembaga Peradilan.

Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Tidak Mampu


posbakumMahkamah Agung RI pada tanggal 9 Januari 2014 telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

Tata Cara Permohonan Informasi

informasi

Secara umum tata cara memperoleh layanan informasi adalah sebagai berikut a. Prosedur Biasa; dan b. Prosedur Khusus.